Text
Logika Sientifika
Bila kita mengamat-amati sedikit saja pada diri kita sendiri, dapatlah kita berkesimpulan bahwa fenomena (gejala) manusia sungguh kompleks, banyak seluk-beluknya. J ika kita amat-amati lebih lan- jut kita juga menemukan kenyataan bahwa di dalam kompleksitas tersebut terdapat kesatuan. Kesatuan tersebut selalu hadir dalam momen-momen eksistensi manusia yang membualkan kompleksi- tas tersebut. Kehadiran kesatuan tersebut penuh dalam perbuatan manusiawi atau insani (actus humanus, human act), yakni-perbuatan yang diselenggarakan dengan pengetahuan-kesadaran-kemerdekaan kehendak-kesukarelaan, dan tidak atau kurang penuh, dalam perbuatan manusia (actus hominis, an act of a man), yakni perbuatan yang tidak atau kurang dikuasai dan atau tidak atau kurang sukarela.
Tidak tersedia versi lain